Trout Fishing
Pernah mendengar wacana ikan trout? Ikan trout seringkali disebut-sebut sebagai kembarannya ikan salmon. Padahal secara fisik kedua ikan ini sangat berbeda, namun keduanya memiliki tekstur daging yang serupa. Sehingga jikalau tidak dilihat secara utuh akan terlihat sangat mirip. Apalagi ikan trout memang sering dijadikan sebagai alternatif daging salmon dalam olahan masakan yaitu sushi. Ikan trout juga memiliki kandungan protein dan omega-3 tinggi layaknya pada ikan salmon. Oleh alasannya adalah itulah program trout fishing cukup populer di beberapa negara dengan suhu perairan tropis.

Lalu apa yang membedakan ikan trout dengan ikan salmon? Berikut penjelasan ikan trout vs salmon:

Ikan trout dan ikan salmon memang masih dalam satu genus. Sehingga tak heran jikalau keduanya sulit untuk dibedakan. Dalam keadaan yang masih utuh, bentuk kedua ikan ini jikalau diamati betul-betul serupa. Namun ikan trout memiliki bentuk kepala yang lebih membulat, sedangkan ikan salmon lebih mengerucut. Selain itu, sisik atau permukaan tubuh ikan salmon berwarna netral ibarat keperakan. Sedangkan pada ikan trout memiliki warna permukaan tubuh yang lebih berwarna. Ikan trout memang tergolong ikan yang indah dengan gerakan lincah. Sehingga trout fishing atau memancing ikan trout sudah menjadi hobi tersendiri bagi penggemarnya.

Perbedaan dari ikan salmon dan ikan trout juga bisa dilihat dari habitat hidupnya. Ikan salmon merupakan jenis ikan anadromus yang melakukan migrasi ke air tawar untuk memijah. Namun hampir sebagian besar hidupnya dihabiskan di air laut. Sedangkan ikan trout lebih dikenal sebagai ikan air tawar yang hidup di danau atau sungai. Oleh alasannya adalah itu, trout fishing biasanya dilakukan di danau-danau besar atau sungai dengan pemikiran arus sedang hingga deras. Inilah mengapa ikan trout juga sering disebut ikan jeram, alasannya adalah hidupnya yang berada melawan pemikiran sungai.

kesimpulan dari kedua ikan tersebut, meskipun ikan salmon dan ikan trout yaitu dua spesiesĀ  ikan yang berbeda, namun menurut para peneliti atau para ahli bidang perikanan kedua ikan memiliki kandung gizi yang serupa, terutama untuk protein dan omega-3.